• SELAMAT HARI PENDIDIKAN TAHUN 2026

  • VISI DAN MISI

  • PHOTO BERSAMA

  • PHOTO BERSAMA

  • SPMB 2026/2027.

Selamat Datang di Laman Website UPT SD Negeri 06 Muaradua

Jumat, 24 Juli 2026

Jumat, 17 Juli 2026

PELAKSANAAN OSN-P MATEMATIKA, IPA DAN IPS, DI UPT SDN 06 MUARADUA

“OSN-P Provinsi 2026 akan berlangsung secara virtual! Simak adu cerdas siswa-siswi unggul di bidang sains Matematika, IPA dan IPS secara langsung. Klik tombol ‘Subscribe’ dan aktifkan notifikasi untuk mengikuti setiap momen kompetisi.”

Yuk Kita Tonton Live Streaming OSN Provinsi Stay On Channel Youtube UPT SDN 06 Muaradua
Jangan Lewatkan Live Steraming OSN-Provinsi

Link Youtube OSN-P Matematika ðŸ‘‡ðŸ‘‡ðŸ‘‡

Link Youtube OSN-P IPA 👇👇👇


Link Youtube OSN-P IPS 👇👇👇

Minggu, 12 Juli 2026

Sabtu, 11 Juli 2026


Silahkan Klik Tautan "FORMAT NILAI KUMER" Berikut Untuk detail Format Nilai Kurikulum Merdeka. dan Penjelasannya. 👌👌


FORMAT NILAI KURIKULUM MERDEKA
FORMAT NILAI KURIKULUM MERDEKA


Berikut adalah penjelasan komprehensif mengenai Materi dan Implementasi Kurikulum Merdeka Sekolah Dasar (SD) untuk Tahun Ajaran 2026/2027:


1. Pembagian Fase Pembelajaran di SD

Kurikulum Merdeka mengelompokkan capaian pembelajaran berdasarkan fase perkembangan peserta didik, bukan tingkat kelas kaku. Untuk jenjang SD dibagi menjadi tiga fase:

FaseTingkat KelasFokus Utama Pembelajaran
Fase AKelas 1 dan 2Literasi dasar, numerasi dasar, serta penguatan karakter dan motorik
Fase BKelas 3 dan 4Penguatan konsep dasar sains & sosial (IPAS), penalaran, serta kemandirian
Fase CKelas 5 dan 6Berpikir kritis, pemecahan masalah kompleks, serta persiapan transisi ke SMP

2. Struktur Kegiatan Pembelajaran

Pembelajaran dalam Kurikulum Merdeka di SD dibagi menjadi tiga komponen utama:

A. Intrakurikuler

Kegiatan belajar mengajar tatap muka untuk menyampaikan muatan mata pelajaran esensial secara mendalam (Deep Learning).

  • Pendidikan Agama dan Budi Pekerti

  • Pendidikan Pancasila

  • Bahasa Indonesia

  • Matematika

  • IPAS (Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial): Mulai diajarkan pada Fase B (Kelas 3) menggantikan pemisahan IPA dan IPS.

  • PJOK (Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan)

  • Seni dan Budaya: (Seni Musik, Seni Rupa, Seni Teater, atau Seni Tari).

  • Bahasa Inggris & Muatan Lokal (Bahasa Daerah / Koding & AI): Diintegrasikan sesuai kesiapan satuan pendidikan.

B. Kokurikuler (P5 / Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila)

Kegiatan berbasis proyek (Project-Based Learning) yang bertujuan menguatkan karakter siswa. Proyek ini tidak terikat pada satu mata pelajaran tertentu, melainkan membahas isu-isu nyata seperti lingkungan, kewirausahaan, kebinekaan, dan kearifan lokal.

C. Ekstrakurikuler

Kegiatan untuk mengasah bakat, minat, dan potensi peserta didik (seperti Pramuka, olah seni, maupun olahraga).


3. Karakteristik & Prinsip Pembelajaran 2026/2027

  • Fokus pada Materi Esensial: Mengurangi kepadatan materi agar guru memiliki cukup waktu untuk menerapkan pembelajaran mendalam (deep learning) yang mencakup tiga prinsip: mindful (berkesadaran), meaningful (bermakna), dan joyful (menggembirakan).

  • Pembelajaran Berdiferensiasi: Guru menyesuaikan metode dan tingkat kesulitan materi berdasarkan gaya belajar, minat, dan tahap kesiapan (readiness) masing-masing siswa.

  • Pengembangan Karakter: Nilai-nilai 6 dimensi Profil Pelajar Pancasila (Beriman & Bertakwa, Berkebinekaan Global, Bergotong Royong, Mandiri, Bernalar Kritis, dan Kreatif) diintegrasikan baik dalam proyek P5 maupun aktivitas harian di sekolah.


4. Perencanaan dan Asesmen (Penilaian)

  • Capaian Pembelajaran (CP) $\rightarrow$ ATP $\rightarrow$ Modul Ajar: Guru merancang Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) dan Modul Ajar (RPP Plus) berdasarkan Capaian Pembelajaran resmi sesuai fase.

  • Asesmen Formatif: Penilaian berkelanjutan selama proses belajar (misal: observasi, kuis singkat, refleksi, diskusi) untuk memantau kemajuan siswa dan memberikan umpan balik langsung.

  • Asesmen Sumatif: Penilaian pada akhir lingkup materi atau akhir semester/tahun untuk mengukur pencapaian kompetensi siswa.


Berikut adalah rincian materi, struktur, dan prinsip utama Kurikulum Merdeka SD untuk Tahun Ajaran 2026/2027 berdasarkan kebijakan dan regulasi terbaru Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen):


1. Pembagian Fase Pembelajaran di SD

Kurikulum Merdeka mengelompokkan Capaian Pembelajaran (CP) berdasarkan fase perkembangan murid:

FaseTingkat KelasFokus Utama Pembelajaran
Fase AKelas 1 dan 2Literasi dasar, numerasi dasar, pengembangan karakter, serta keterampilan motorik.
Fase BKelas 3 dan 4Penguatan konsep dasar sains & sosial (IPAS), kemampuan penalaran, dan kemandirian.
Fase CKelas 5 dan 6Berpikir kritis, pemecahan masalah kompleks, serta persiapan transisi menuju jenjang SMP.

2. Struktur Kegiatan Pembelajaran

Struktur kurikulum di SD dibagi menjadi tiga komponen utama:

A. Intrakurikuler (Mata Pelajaran Utama)

Kegiatan tatap muka untuk pendalaman materi esensial secara bermakna (Deep Learning):

  • Pendidikan Agama dan Budi Pekerti

  • Pendidikan Pancasila

  • Bahasa Indonesia

  • Matematika

  • IPAS (Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial): Diajarkan mulai Fase B (Kelas 3).

  • PJOK (Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan)

  • Seni dan Budaya: Pilihan murid (Seni Musik, Seni Rupa, Seni Teater, atau Seni Tari).

  • Bahasa Inggris & Muatan Lokal (Bahasa Daerah / Koding & AI): Disesuaikan dengan kesiapan satuan pendidikan (Bahasa Inggris bertahap dipersiapkan menjadi mata pelajaran wajib).

B. Kokurikuler (Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila / P5)

  • Pembelajaran berbasis proyek (Project-Based Learning) interdisipliner untuk menguatkan karakter dan dimensi profil lulusan.

  • Berfokus pada isu-isu nyata seperti lingkungan hidup, kearifan lokal, kebinekaan, dan kewirausahaan.

C. Ekstrakurikuler

  • Kegiatan pengembangan minat dan bakat peserta didik. Satuan pendidikan sekurang-kurangnya menyediakan ekstrakurikuler kepramukaan atau kepanduan lainnya.


3. Prinsip Pembelajaran Baru (Permendikdasmen 2026)

Pembelajaran diarahkan melalui tiga prinsip pendekatan humanis dan berpusat pada murid:

  1. Berkesadaran (Mindful): Murid memahami tujuan belajar, memiliki motivasi intrinsik, dan mampu mengelola strategi belajarnya sendiri.

  2. Bermakna (Meaningful): Materi pembelajaran terhubung dengan kehidupan nyata dan relevan untuk pemecahan masalah sehari-hari.

  3. Menggembirakan (Joyful): Suasana belajar positif, aman, dan ramah yang mendorong partisipasi aktif murid.


4. Perencanaan, Bahan Ajar, dan Asesmen

  • Perencanaan Pembelajaran: Penyusunan Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) dan Modul Ajar (RPP Plus) mengacu pada Capaian Pembelajaran (CP) resmi sesuai fase.

  • Asesmen Formatif: Penilaian berkelanjutan selama proses pembelajaran (observasi, refleksi, diskusi, kuis) untuk memberikan umpan balik langsung.

  • Asesmen Sumatif: Penilaian di akhir lingkup materi atau akhir semester/tahun untuk mengukur ketercapaian kompetensi murid (melalui portofolio, penugasan, tes tertulis, atau karya).


Kebijakan Baru Pendidikan 2026/2027

Video ini relevan karena mengulas regulasi dan penyesuaian kebijakan pendidikan terbaru Kemendikdasmen untuk tahun ajaran 2026/2027.


A call-to-action text Contact us